BANGUN MASJID WALAU HANYA MENYUMBANG SATU BATA Dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Siapa yang membangun masjid karena Allah walaupun hanya selubang tempat burung bertelur atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya (rumah) seperti itu pula di surga.” (HR. Ibnu Majah no. 738. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih) Alhamdulillah dengan izin Allah Ta 'ala renovasi pembangunan masjid Jami’ Ibnu Utsaimin ini sudah kami mulai. Adapun anggaran untuk membangun masjid ini sebesar Rp 1.052.000.000,- (1 Milyar 50 Juta Rupiah).Bantuan dapat disalurkan langsung ke Pondok Pesantren atau melalui rekening : 1. Bank Muamalat Indonesia (Kode Bank 147) No.Rekening: 7560.10.0123456789 Virtual Account a.n. Wakaf Al Ukhuwah 2. BNI Cab.Slamet Riyadi Solo (Kode Bank 009) No. Rek. 0388645801 a.n : Pondok Pesantren Al Ukhuwah Sukoharjo Tambahkan kode unik 25 di belakang nominal transfer. Contoh : Untuk transfer 500.000 menjadi 500.025 Konfirmasi: https://wa.me/6285100083665 (Bp. Agus Setiono) PEROLEHAN DONASI PER TANGGAL 31 DESEMBER 2019 SEBESAR Rp. 460.239.980,- (43,7%) -KEKURANGAN SEBESAR Rp. 591.760.020,- -PEROLEHAN DONASI NO. 1- 431 SEBESAR Rp. 371.458.383,- -PEROLEHAN DONASI NO. 432- 535 SEBESAR Rp. 88.781.597, - Dana yg dibutuhkan:Rp 1.052.000.000,- - Terkumpul :Rp 490.835.339, - Kekurangan:Rp 561.164.661- 536. 1-Jan-20 Harti Jogjakarta bm4 250.025 537. 1-Jan-20 Virgiantoro Semarang bm4 1.000.025 538. 1-Jan-20 Salim Hudzaifah bm4 150.000 539 1-Jan-20 Bp Sumanto Ma'had Ilmi a 1.000.000 540 1-Jan-20 Kajian Umahad a 1.300.000 541 2-Jan-20 Ibu Partimah Bantul a 800.000 542 3-Jan-20 Wali Agiel bm4 1.000.000 543 3-Jan-20 Hamba Alloh Wakaf Masjid bm4 100.000 544 3-Jan-20 Wali Rizki K bm4 200.025 545 4-Jan-20 Ibrahim Rali a 400.000 546 4-Jan-20 Bp Joko Mulyono a 500.000 547 4-Jan-20 Hamba Alloh a 250.000 548 4-Jan-20 bp wibowo a 50.000 549 29-Dec-19 Hamba Alloh Banyuwangi bni ponpes 500.000 550 1-Jan-20 Hamba Alloh Sukoharjo bni ponpes 500.025 551 2-Feb-20 Azzam Sukoharjo bni ponpes 100.000 552 3-Jan-20 Bety Sartika bni ponpes 500.000 553 3-Jan-20 Marman Kediri bni ponpes 4.000.000 554 31-Dec-19 Hamba Alloh bni ponpes 45.025 555 31-Dec-19 Bpk Usep Suherman bni ponpes 200.025 556 31-Dec-19 Bp Irwan bni ponpes 500.025 557 2-Jan-20 Ibu Hastin Khasanah Bayat Klaten bni ponpes 1.000.000 558 4-Jan-20 Hamba Alloh Wakaf Masjid bm4 5.000.025 559 4-Jan-20 Abdurrahman a 700.000 560 6-Jan-20 Ust Khidir a 300.000 561 4-Jan-20 Ibu Lastri ad 100.000 562 5-Jan-20 Bp. Kurniawan ad 100.000 563 5-Jan-20 Bp. Rahman ad 2.000.000 564 5-Jan-20 Ibu Yekti ad 500.000 565 5-Jan-20 bp. wito ad 200.000 566 5-Jan-20 Bp. Karmin ad 150.000 567 6-Jan-20 Wali Mohammad Aysel Kaysan bm4 2.000.000 568 7-Jan-20 Bp Sabarno a 50.000 569 7-Jan-20 Muhammad Bin Azman bm4 50.000 570 7-Jan-20 Wali Putra Marga Sae bm4 50.000 571 7-Jan-20 Ibu Yani a 1.000.000 572 3-Jan-20 Hamba Alloh via Flip bni ponpes 100.000 573 6-Jan-20 Susilo bni ponpes 200.000 574 4-Jan-20 Abdullah Malang bni ponpes 2.500.025 575 5-Jan-20 P Prima Pribadi Saputra bni ponpes 250.025 576 5-Jan-20 Walisantri bni ponpes 300.009 577 6-Jan-20 Hamba Alloh bni ponpes 200.025 578 3-Jan-20 Hamba Alloh bni ponpes 500.075 Seberapapun wakaf dari Anda, pasti akan dicatat oleh Alloh. Kami ucapkan jazaakumulloohu khayron wa baarokalloohu fi ahlikum wa maalikum, semoga Allah 'azza wa jalla menggantikan untuk Anda dengan yang lebih baik dan memberkahi keluarga dan harta Anda. Aamiin. Mohon ta'awunnya menyebarkan informasi ini. Semoga menjadi pemberat timbangan kebaikan kita di hari kiamat. Aamiin.

Mayat Berjalan

Mayat Berjalan

Sebuah keanehan apabila mendengar mayat bisa berjalan, merinding rasanya, bulu kuduk pun berdiri, kita pun akan lari bila berpapasan dengan mayat yang berjalan, sepertinya mustahil hal itu terjadi, akan tetapi ternyata tanpa kita sadari mungkin saja banyak mayat-mayat yang berjalan disekitar kita, atau bahkan mungkin kita termasuk mayat yang berjalan tersebut. Sebuah hadist yang memberikan perumpaan orang yang hidup dan yang mati,

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

مَثَلُ الَّذِي يَذْكُرُ رَبَّهُ وَالَّذِي لاَ يَذْكُرُ مَثَلُ الْحَىِّ وَالْمَيِّتِ

“Perumpamaan orang yang berdzikir kepada Rabbnya dan tidak berdzikir bagaikan orang hidup dan orang mati.” [HR. Al-Bukhari dari Abu Musa Al-‘Asy’ari radhiyallahu’anhu]

Dan sabda beliau shallallahu’alaihi wa sallam,

مَثَلُ الْبَيْتِ الَّذِى يُذْكَرُ اللَّهُ فِيهِ وَالْبَيْتِ الَّذِى لاَ يُذْكَرُ اللَّهُ فِيهِ مَثَلُ الْحَىِّ وَالْمَيِّتِ

“Perumpamaan rumah yang disebut nama Allah padanya dan yang tidak disebut nama Allah padanya bagaikan orang hidup dan orang mati.” [HR. Muslim dari Abu Musa Al-‘Asy’ari radhiyallahu’anhu]

Dan sabda beliau shallallahu’alaihi wa sallam,

لاَ تَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ مَقَابِرَ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنَ الْبَيْتِ الَّذِى تُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ

“Janganlah kalian menjadikan rumah-rumah kalian seperti kuburan, sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibacakan padanya surat Al-Baqoroh.” [HR. Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu].

Sebuah perumpamaan yang membuat sesorang semangat untuk menjadi hamba Allah sejati yang menghiasi kehidupannya dengan penuh berzikir kepada-Nya sehingga dapat memanfaatkan waktu dengan baik dan tidak membuangnya dengan penuh kesia-siaan. Sungguh memanfaatkan dalam kebaikan merupakan suatu yang membutuhkan perjuaangan. Imam Ibnu qayyim rahimahullah mengatakan, “Memanfaatkan waktu lebih berat daripada memperbaiki masa lalu dan masa depan. Memanfaatkan waktu berarti melakukan amal-amal paling utama, paling berguna bagi diri dan paling banyak membawa kebahagiaan. Dalam hal ini manusia terbagi menjadi beberapa tingkatan. Demi Allâh, itulah kesempatanmu mengumpulkan bekal untuk menyongsong akhirat, ke surga ataukah ke neraka….”( al-Fawâ’id, hlm. 115).

Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, “Merupakan hak Allâh atas hamba-Nya di setiap waktu yang berlalu dalam hidupnya untuk menunaikan kewajiban ubudiyah yang ia persembahkan kepada Allâh dan untuk mendekatkan dirinya kepada-Nya. Jika seorang hamba mengisi waktunya dengan ibadah yang wajib ia lakukan, maka ia akan maju menuju Allâh. Sebaliknya, jika ia isi dengan mengikuti hawa nafsu, bersantai ria atau menganggur, ia akan mundur. Seorang hamba kalau tidak melangkah maju, ia pasti bergerak mundur. Tidak ada yang berhenti di tengah jalan. Allâh Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

لِمَنْ شَاءَ مِنْكُمْ أَنْ يَتَقَدَّمَ أَوْ يَتَأَخَّرَ

(yaitu) bagi siapa di antaramu yang berkehendak akan maju atau mundur [ al-Mudattsir/74:37][ al-Fawâ’id, hlm. 187-188]

Beliau rahimahullah melanjutkan, “Jika tidak maju, ia pasti mundur. Seorang hamba senantiasa berjalan, tidak berhenti. Kalau tidak ke atas, pasti ke bawah; Kalau tidak maju, pasti mundur…..Itulah detik-detik kehidupan yang berlalu dengan cepat menuju surga atau neraka! Ada yang melaju cepat dan ada pula yang bergerak lamban. Ada yang terus maju dan ada pula yang mundur. Tidak ada seorangpun yang berhenti di tengah jalan! Hanya saja dalam perjalanan ini ada yang berbeda arah tujuan dan ada pula yang berbeda akselerasi kecepatannya!”( Madârijus Sâlikîn, I/267). ( Madârijus Sâlikîn, I/267).

Ibnul Qayyim rahimahullah juga berkata, “Barangsiapa tidak mengisi waktunya untuk Allâh dan dengan petunjuk Allâh maka baginya mati lebih baik daripada hidup ! Apabila seorang hamba sedang mengerjakan shalat, maka ia hanya memperoleh bagian shalat yang ia lakukan dengan khusyuk. Ia tidak memperoleh bagian apapun dari hidupnya kecuali yang dijalaninya dengan petunjuk Allâh dan ditujukannya semata-mata untuk Allah ( ad-Dâ’u wad Dawâ’, hlm. 186 ).

Semoga kita termasuk orang yang bisa memanfaatkan hidup dengan memperbanyak berzikir kepada Allah Ta’ala sehingga termasuk orang yang hidup hatinya, dan bukan termasuk orang yang mati hatinya bagaikan mayat hidup yang berjalan.

 

Ponpes ” Al Ukhuwah ” Joho Sukoharjo,

Jum’at, 27 Jumadil awal 1438 H / 24 Pebruari 2017 M.

 

You May Also Like