PENUTUPAN DONASI WAKAF RENOVASI MASJID JAMI’ IBNU ‘UTSAIMIN Bismillah.. Alhamdulillaahilladzii bi ni'matihii tatimmush shoolihaat.. Donasi wakaf renovasi Masjid Jami’ Ibnu ‘Utsaimin Pondok Pesantren Al Ukhuwah Sukoharjo per tanggal 26 Maret 2020 terkumpul Rp 1.088.853.190,- dari kebutuhan dana Rp 1.052.000.000,- Alhamdulillah ada kelebihan donasi sejumlah Rp 36.853.190,- Kelebihan donasi tersebut akan kami alokasikan untuk pembelian karpet, sound system serta perabot dalam masjid. Jazaakumulloohu khairon wabaarakalloohu fii ahlikum wa maalikum kami ucapkan kepada seluruh donatur yang telah menyisihkan sebagian dari hartanya, mudah-mudahan Alloh memberkahi harta dan keluarga Anda. Aamiin. Demikian juga kepada semua pihak yang telah membantu menyebarkan info proyek wakaf ini, kami ucapkan Jazaakumulloohu khairon. Maka dengan ini, program wakaf renovasi Masjid Jami’ Ibnu ‘Utsaimin kami tutup. CP: 0815 4879 3106 Drs. Muhammad Syahli WS Wa billahit taufiiq. Pimpinan Pesantren Ustadz Aris Sugiyantoro

Jadikan Hidupmu Penuh Berkah !

                   Jadikan Hidupmu Penuh Berkah !

Hidup penuh berkah adalah suatu harapan, dambaan dan cita – cita seorang mukmin yang memiliki tujuan hidup. Lalu apakah makna keberkahan hidup itu ? Sudahkah kita meraihnya ?. Sebuah ayat yang menjelaskan kehidupan Nabi Isa alaihis sallam yang penuh berkah. Sebagaimana  Allah Ta’ala telah berfirman :

وَجَعَلَنِي مُبَارَكًا أَيْنَ مَا كُنْتُ وَأَوْصَانِي بِالصَّلَاةِ وَالزَّكَاةِ مَا دُمْتُ حَيًّا

Artinya : “ Dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup “ ( QS. Maryam : 31 ).

Imam Mujahid, Amr bin Qois, dan Ats-Sauri berkata tentang tafsir ayat diatas yaitu : “ Dan menjadikanku pengajar kebaikan ( kepada manuasia ) “. Dalam riwayat lain Mujahid berkata : “ Menjadikanku orang yang sangat bermanfaat “. ( Tafsir Ibnu Katsir : 242/243 ).

Imam Asy- Suyuti berkata menafsirkan ayat diatas : “ Yaitu orang yang sangat bermanfaat bagi manusia “ ( Tafsir Jalalain : 399 ).

Syaikh As- Sa’di berkata : “ Yaitu diberkahi dimana saja dan kapan saja, maka barakah telah Allah jadikan pada diriku yang berupa mengajarkan kebaikan, mendakwahkannya, melarang dari keburukan dan berdakwah kepada Allah dengan perkataan dan perbuatan. Maka setiap orang yang duduk dan berkumpul bersamanya akan mendapatkan barakahnya dan bahagia bersamanya. ( Tafsir As – Sa’di : 492 ).

 

Ayat diatas menunjukkan bahwasanya orang yang hidupnya penuh berkah  adalah yang paling bermanfaat  bagi orang lain, dan itulah sebaik-baik manusia, Rasulullah Sholallahu alaihi wa sallam bersabda :

خَيْرُ الناسِ أَنْفَعُهُمْ لِلناسِ

Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ no:3289).

Semoga hidup kita penuh berkah, keberkahan yang mendatangkan kebaikan dan manfaat bagi orang banyak kapanpun dan dimanapun kita berada. Amin.

 

Ustad Beni Setyawan Hanif.

Pesantren ”Al Ukhuwah”  Joho Sukoharjo,
Senin, 2 Muharram 1438 H / 3 Oktober 2016 M.

 

 

 

You May Also Like